Minggu, 04 November 2018

Analisis kebutuhan bandwidth

     Sekarang ini, internet bukan lagi menjadi hal yang baru dikalangan masyarakat luas. Hampir setiap saat, penggunaan internet terus mengalami peningkatan jumlahnya. Istilah bandwidth sering kali dikaitkan dalam penggunaan internet. Namun, tahukah Anda apa itu bandwidth ? Bagaimana pengaruh bandwidth terhadap kecepatan akses internet ? Dan bagaimana cara kerja bandwidth pada jaringan ?

     Bagi Anda yang berkecimpung dalam dunia jaringan, istilah bandwidth sudah tidak asing lagi didengar. Namun bagi masyarakat awam, istilah bandwidth mungkin masih terasa asing didengar. Pada umumnya, istilah bandwidth berkaitan dengan besarnya volume informasi per satuan unit waktu yang dapat digunakan sebagai media transmisi.
     Besarnya bandwidth memberikan pengaruh terhadap kemampuan akses yang diberikan. Dengan bandwidth yang besar, maka kemampuan transmisi data seperti file video, audio, gambar atau lainnya menjadi lebih tinggi dibandingkan dengan bandwidth yang rendah. Biasanya, bandwidth memiliki satuan bps (bit per second). Misalkan saja, ukuran bandwidth sebesar 120 Mbps, berarti kecepatan yang diperoleh untuk mentransfer data sebesar 120 Megabit setiap detiknya.
     Dalam artikel kali ini, akan dijelaskan secara rinci mengenai pengertian bandwidth itu sendiri, fungsinya dan juga cara kerja bandwidth dalam suatu jaringan. Penulis berharap artikel ini dapat membantu Anda dalam memahami cara kerja bandwidth sehingga Anda tidak hanya mampu menggunakannya saja. Langsung saja ke pembahasan pertama mengenai pengertian bandwidth.


Pengertian Bandwidth

pengertian bandwidth
Dari penggunaan bahasanya, bandwidth dapat diartikan sebagai lebar pita. Namun secara umum, bandwidth merupakan istilah yang merujuk pada suatu nilai konsumsi dalam transfer data yang terjadi antara perangkat server dan client dalam waktu tertentu, biasanya dihitung dalam satuan bps (bit per second).
Dalam dunia jaringan komputer, istilah bandwidth sering dikaitkan dengan data transfer rate, yang berarti jumlah data yang dibawa dari satu titik ke titik lainnya dalam waktu tertentu (biasanya dalam satuan detik). Untuk lebih memahaminya, anggap saja bandwidth sebagai jalan raya. Sedangkan berbagai jenis kendaraan didalamnya sebagai data. Ukuran jalan raya yang lebih luas, akan memuat banyak kendaraan dan situasi jalan raya akan semakin lancar. Begitu juga dengan bandwidth, semakin besar bandwidth yang diberikan maka semakin besar pula kemampuan transmisi data yang terjadi dalam jaringan tersebut.
Yang perlu Anda ketahui, sebenarnya bandwidth terbagi menjadi dua jenis, yaitu bandwidth analog dan digital. Kedua jenis bandwidth itu memiliki definisi yang berbeda. Berikut ini mengenai penjelasan dari kedua bandwidth tersebut.

1. Bandwidth Analog

Bandwidth analog menyatakan perbedaan antara frekuensi rendah dan frekuensi tinggi dalam rentang satuan frekuensi yang diukur dalam Hertz (Hz), yang dapat memastikan banyaknya informasi yang ditransmisikan dalam waktu tertentu. Biasanya, bandwidth ini sangat jarang digunakan dalam dunia jaringan.

2. Bandwidth Digital

Bandwidth digital merupakan kapasitas yang menentukan jumlah data digital yang dapat ditransmisikan, baik melalui saluran yang menggunakan kabel atau nirkabel dalam waktu tertentu yang dihitung dalam bit. Bandwidth jenis ini banyak digunakan oleh penyedia jasa internet atau ISP di Indonesia.

Fungsi Bandwidth

Setelah mengetahui pengertian dari bandwidth, maka Anda sudah dapat mengetahui fungsi dasar dari bandwidth, yaitu menghitung besarnya kemampuan dalam transmisi data yang dilakukan pengguna. Namun, selain fungsi utama masih ada beberapa fungsi bandwidth yang belum Anda ketahui. Beberapa fungsi bandwidth tersebut akan dijelaskan dibawah ini.

1. Media Transfer Data

Fungsi bandwidth sebagai media transfer data merupakan fungsi utama dan hampir berlaku di berbagai jaringan komputer. Misalkan saja dalam membangun jaringan LAN membutuhkan kabel fisik LAN yang menghubungkan antara koneksi LAN dengan perangkat komputer yang akan digunakan. Dalam kabel LAN tersebut terdapat jalur yang memungkinkan terjadinya pengiriman (transfer) data dari satu komputer ke komputer lainnya.

2. Pembatas Kecepatan Transfer Data

Fungsi bandwidth selanjutnya adalah membatasi kecepatan transfer data. Biasanya fungsi ini diterapkan oleh administrator jaringan dalam mengelola jaringan apabila terdapat pengguna mengakses data tertentu yang membutuhkan banyak bandwidth. Hal itu sangat penting dilakukan agar menghindari kecurangan dari penggunanya. Misalkan saja mengunduh atau melakukan streaming video dengan resolusi High Display (HD). Beberapa kegiatan itu dapat menghabiskan bandwidth dalam jumlah yang banyak. Ketika ada pengguna yang menghabiskan banyak bandwidth, maka itu akan berdampak pada pengguna lainnya karena kecepatan akses menjadi semakin lambat.
Fungsi ini dilakukan agar setiap pengguna yang terhubung dalam jaringan dapat menikmati kemampuan akses dengan kecepatan yang seimbang. Contohnya, setiap pengguna mendapatkan jatah bandwidth sebesar 120 Mbps. Jadi, ketika pengguna ada yang melakukan streaming, tidak akan menyedot bandwidth melebihi angka tersebut sehingga pengguna lain tidak terganggu.

3. Pembatas Volume Data

Fungsi ini merupakan fungsi yang paling sering dirasakan, dimana bandwidth dapat membatasi jumlah data yang dapat ditransfer dalam waktu tertentu. Misalnya saja 2 GB perbulan. Dengan begitu, jumlah 2 GB tidak akan berpengaruh pada seberapa banyak perangkat yang akan mengaksesnya ataupun kecepatan akses, melainkan jumlah maksimal data yang dapat diakses tidak dapat melebihi 2 GB.

Cara Kerja Bandwidth

Definisi Bandwidth dan Cara Kerja Bandwidth
     Bandwidth merupakan suatu komponen yang penting dalam sebuah jaringan, dimana berbagai aktivitas seperti pengiriman atau penerimaan data membutuhkan bandwidth didalamnya.
     Mengenai cara kerja bandwidth tidak jauh dari dari tiga fungsi yang telah disebutkan diatas. Ketika pengguna terhubung dengan suatu jaringan, maka bandwidth akan bekerja sesuai dengan fungsi tersebut. Namun, perlu Anda ingat bahwa bandwidth bukan merupakan satu-satunya faktor yang memengaruhi kinerja dari suatu jaringan. Masih ada beberapa faktor yang memengaruhinya, seperti packet losslatency dan sebagainya.
     Apabila Anda terhubung ke sebuah jaringan, biasanya terdapat batasan volume akses yang diberikan. Untuk itu, Anda perlu menghemat penggunaan bandwidth agar kapasitas data yang akan Anda akses akan semakin banyak. Sebab, semakin besarnya bandwidth yang disediakan, maka semakin besar pula jumlah kapasitas data yang bisa ditransfer.
     Itulah pembahasan mengenai informasi yang berkaitan dengan bandwidth, mulai dari pengertian bandwidth, fungsinya dan bagaimana bandwidth bekerja untuk mentransmisikan data. Dengan begitu, artikel diatas dapat menambah wawasan Anda untuk lebih memanfaatkan fungsi bandwidth dalam sewaktu-waktu.

MACAM MACAM BANDWIDTH



  • Bandwidth digital yaitu volume ataupun jumlah suatu data (dalam satuan bps atau bit per second) yang bisa dikirimkan melalui sebuah saluran komunikasi tanpa adanya distorsi.

  • Bandwidth analog yaitu merupakan suatu perbedaan antara frekuensi yang terendah dan frekuensi yang tertinggi dalam sebuah rentang frekuensi yang diukur dalam satuan Hertz (Hz) yang bisa menentukan banyaknya informasi atau data yang dapat ditransmisikan dalam suatu saat.

  • Bandwidth adalah suatu nilai konsumsi transfer data yang dihitung dalam bit/detik atau yang biasanya disebut dengan bit per second (bps), antara server dan client dalam waktu tertentu. ... Bandwitdh pada jaringan komputer ini umumnya diukur dalam bits per second (bps).

  • DEFINISI THOUGHPUT     



Hasil gambar untuk THROUGHPUT adalah

Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file

     Ternyata konsep bandwidth tidak cukup untuk menjelaskan kecepatan jaringan dan apa yang terjadi di jaringan. Untuk itulah konsep Throughput muncul. Throughput adalah bandwidth aktual yang terukur pada suatu ukuran waktu tertentu dalam suatu hari menggunakan rute internet yang spesifik ketika sedang mendownload suatu file. Bagaimana cara mengukur bandwidth? Dan bagaimana hubungannya dengan throughput? Seperti telah diulas di atas, bandwidth adalah jumlah bit yang dapat dikirimkan dalam satu detik.
      Sedangkan throughput walau pun memiliki satuan dan rumus yang sama dengan bandwidth, tetapi throughput lebih pada menggambarkan bandwidth yang sebenarnya (aktual) pada suatu waktu tertentu dan pada kondisi dan jaringan internet tertentu yang digunakan untuk mendownload suatu file dengan ukuran tertentu.
      Dengan hanya mempergunakan bandwidth sebagai patokan, kita menganggap seharusnya file yang akan didownloadnya yang berukuran 64 kb seharusnya bisa didownload dalam waktu sekedip mata atau satu detik, tetapi setelah diukur ternyata memerlukan waktu 4 detik. Jadi jika ukuran file yang didownload adalah 64 kb, sedangkan waktu downloadnya adalah 4 detik, maka bandwidth yang sebenarnya atau bisa kita sebut sebagai throughput adalah 64 kb / 4 detik = 16 kbps. Sayangnya, throughput karena banyak alasan, kadang sangat jauh dari bandwidth maksimum yang mungkin dari suatu media.

Beberapa faktor yan menentukan bandwidth throughput
·      Piranti jaringan
·      Tipe data yang ditransfer.
·      Topologi jaringan.
·      Banyaknya pengguna jaringan.
·      Spesifikasi komputer client/user.
·      Spesifikasi komputer server.
·      Induksi listrik dan cuaca.


Parameter Pengukuran Network Performance
     Kadang kadang ada beberapa mahasiswa yang masih bingung mengenai apa yang harus diukur dalam pembuatan thesis di bidang networking atau jaringan. Secara umum, parameter pengukuran performance dari sebuah network adalah throughput, delay atau response time dan paket loss. Selain itu masih ada lagi parameter parameter yang lain.
     Berikut ini adalah daftar definisi dan parameter untuk pengukuran network performance yang dapat digunakan ketika menganalisis requirement dan hasil dengan tepat:
  • Kapasitas (bandwidth): merupakan kapasitas data yang dapat dibawa pada sebuah sirkuit atau jaringan, biasanya diukur dalam bit per second(bps).
  • Utilization: persentase yang digunakan dari total kapasitas yang tersedia.
  • Optimum Utilization: Nilai rata-rata tertinggi utilisasi sebelum jaringan dinyatakan bekerja penuh. Throughput: kuantitas dari data yang sukses di transfer antara node per unit waktu, biasanya di ukur dalam detik.
  • Offered load: jumlah dari semua data dari semua node di network yang siap untuk dikirimkan pada waktu tertentu.
  • Accuracy: Jumlah traffic yang digunakan yang benar-benar di transmisikan, biasanya terkait dengan jumlah keseluruhan traffic.
  • Efficiency: Sebuah analisis dari seberapa banyak usaha yang diperlukan untuk menghasilkan sejumlah throughput data.
  • Delay (latency): waktu antara paket yang siap untuk di transimiskan dari sebuah node dan di kirimkan ketempat lain di dalam jaringan.
  • Delay Variation: rata-rata dari jumlah delay yang bervariasi.
  • Response time: sejumlah waktu antara sebuah request untuk beberapa network service dan sebuah respon kepada requestor.
Optimum Network Utilization
Pemanfaatan jaringan (Network Utilization) adalah pengukuran berapa banyak bandwidth yang digunakan selama periode waktu tertentu. Utilisasi umumnya ditentukan sebagai persentase kapasitas. Tools untuk menganalisis network menggunakan berbagai metode untuk mengukur penggunaan bandwidth dan rata-rata penggunaan selama kurun waktu yang telah berlalu. Penggunaan network dapat dirata-ratakan setiap milidetik, setiap detik, setiap menit, setiap jam, dan seterusnya. Penggunaan jaringan Optimal rata-rata adalah sekitar 70%. threshold 70% untuk rata-rata penggunaan berarti tingkat maksimum dalam traffic jaringan yang mungkin dapat ditangani tanpa penurunan kinerja. Kebanyakan WAN memiliki kapasitas lebih kecil daripada LAN, jadi diperlukan lebih banyak perawatan dalam memilih bandwidth WAN yang dapat mencakup variasi yang sebenarnya dan wajar.


VOIP DENGAN TRIXBOX

Membangun Server VoIP Apa Itu VoIP ?   VoIP merupakan akronim dari Voice over Internet Protocol, disebut juga IP Telephony, In...